Siswi SMKN 1 Jenangan jurusan Rekayasa Perangkat Lunak. Fokus pada Web Development dan selalu semangat belajar teknologi baru. Setiap baris kode adalah karya yang bisa mengubah ide menjadi pengalaman digital.
Halo! Saya Kafiya Malika El Zahraa, siswi SMK Negeri 1 Jenangan jurusan Rekayasa Perangkat Lunak. Saya punya passion besar di dunia web development dan selalu bersemangat mengeksplorasi teknologi baru. Buat saya, coding itu bukan sekadar menulis kode, tapi "menciptakan solusi yang bisa membantu banyak orang".
Siswi / Web Developer Pemula
SMK Negeri 1 Jenangan
Rekayasa Perangkat Lunak
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) - Kelas XII RPL B
Pendidikan Menengah Pertama
Madrasah Ibtidaiyah (Setara SD)
Melaksanakan Praktik Kerja Lapangan selama 6 bulan untuk mengasah kemampuan di bidang teknologi dan pengembangan web.
Membuat website toko online YUNICELL secara mandiri, mulai dari desain tampilan, coding frontend & backend, hingga upload ke hosting.
Mengembangkan berbagai website sederhana seperti website berita, mading online, dan data tugas menggunakan PHP & MySQL.
Sertifikat kunjungan industri di Gamelab untuk menambah wawasan di bidang teknologi kreatif & industri game.
Mengunjungi industri game & animasi untuk menambah wawasan di bidang teknologi kreatif.
April - September 2026. Praktik kerja lapangan selama 6 bulan di bidang teknologi.
Kumpulan tulisan, tutorial, dan pengalaman yang saya bagikan sebagai bagian dari proses belajar dan pengembangan diri.
Langkah demi langkah membuat website modern menggunakan HTML, CSS, dan Bootstrap mulai dari nol hingga siap online.
Cerita seru dan pelajaran berharga selama menjalani PKL sebagai junior web developer di dunia kerja nyata.
Cara agar tidak mudah menyerah saat belajar coding, mulai dari membuat target kecil hingga menikmati setiap prosesnya.
Awalnya saya bingung harus mulai dari mana untuk membuat website yang rapi dan modern. Setelah belajar HTML dasar, saya mulai tertarik mendalami CSS. Ternyata CSS itu seperti "makeup" untuk website — tanpa CSS, halaman web hanya terlihat polos dan membosankan. Saya belajar mulai dari mengatur warna, font, margin, padding, sampai layout menggunakan Flexbox dan Grid.
Setelah cukup percaya diri dengan CSS, saya mulai mengenal Bootstrap. Framework ini benar-benar membantu saya membuat website responsif dengan cepat. Saya cukup menambahkan class seperti container, row, dan col, lalu website saya sudah otomatis rapi di berbagai ukuran layar. Saya juga memanfaatkan komponen Bootstrap seperti navbar, card, dan modal untuk mempercantik tampilan.
Dari pengalaman ini, saya sadar bahwa membuat website dari nol itu bukan hal yang mustahil. Yang penting adalah kemauan untuk terus mencoba, membaca dokumentasi, dan tidak takut salah. Sekarang, saya sudah bisa membuat website pribadi, toko online sederhana, hingga website sekolah menggunakan HTML, CSS, dan Bootstrap. Dan yang paling menyenangkan, semua itu saya pelajari langkah demi langkah dari nol!
Pengalaman PKL dari April sampai September 2026 benar-benar mengubah cara pandang saya tentang dunia kerja. Sebagai junior web developer, saya dituntut untuk tidak hanya bisa coding, tetapi juga disiplin, komunikatif, dan mampu bekerja dalam tim. Hari pertama PKL saya sangat gugup, tapi rasa penasaran saya lebih besar daripada rasa takut.
Selama PKL, saya belajar banyak hal baru yang tidak saya dapatkan di sekolah. Saya belajar menggunakan Git untuk version control, berkolaborasi dengan tim desain, dan memahami kebutuhan klien. Salah satu momen paling berkesan adalah ketika saya dipercaya untuk membuat halaman toko online secara mandiri. Meskipun sempat error berkali-kali, saya akhirnya berhasil menyelesaikannya tepat waktu.
Dari pengalaman ini, saya belajar bahwa menjadi web developer bukan hanya soal menulis kode, tapi juga soal tanggung jawab, manajemen waktu, dan kemauan untuk terus belajar. Saya jadi lebih percaya diri, lebih mandiri, dan lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus nanti. Terima kasih untuk semua mentor dan teman tim yang sudah membimbing saya selama PKL!
Belajar coding itu seperti lari maraton, bukan sprint. Awalnya saya semangat sekali, tapi di tengah jalan sering merasa lelah dan ingin menyerah. Apalagi ketika bertemu error yang tidak kunjung selesai. Tapi dari pengalaman saya, ada beberapa tips yang bisa membantu pemula tetap konsisten belajar coding.
Pertama, buat target kecil setiap hari. Jangan langsung menargetkan "mahir React dalam seminggu". Cukup targetkan belajar 30 menit sehari, atau menyelesaikan satu komponen kecil. Kedua, buat proyek nyata. Saya lebih cepat paham ketika belajar sambil membuat website sederhana, daripada hanya membaca teori. Ketiga, gabung komunitas. Diskusi dengan teman satu jurusan atau komunitas online membuat saya tidak merasa sendirian.
Keempat, jangan takut error. Justru dari error saya belajar banyak hal baru. Kelima, istirahat yang cukup. Otak butuh waktu untuk memproses informasi. Dengan tips ini, saya jadi lebih menikmati proses belajar coding dan tidak mudah menyerah. Ingat, yang penting bukan seberapa cepat, tapi seberapa konsisten!
kafiya.malyka13@smk.belajar.id
08135812122
Jl. Parang Ukel No 46, Babadan